Senin, 22 Jul 2024
HEADLINE NEWS

Operasi Pasar Bansos Cabai Tak Dilanjutkan,Ini Kata Yon Heri

JAMBI- Pemerintah Kota Jambi akan merubah skema bantuan sosial (Bansos) Cabai kepada masyarakat. Pasalnya dari total 11 distributor cabai, hanya 2 (dua) distributor yang bersedia menggelar operasi pasar bansos cabai. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Yon Heri, Kamis (29/9).

“Sementara kami menyetop bantuan sosial (bansos) cabai. Bansos tersebut hanya terlaksana satu hari dengan menghabiskan dana Rp50 juta. Soyogyanya anggaran bansos cabai sudah disiapkan Rp600 juta. Karena dinilai tidak efektif, sehingga bansos tersebut tidak terserap 100 persen,” tuturnya Yon Heri.

Diakui Yon Heri,Bansos cabai itu dilakukan untuk mencoba apakah memiliki pengaruh pada pola distribusi cabai. 

Lanjutnya dikatakan Yon Heri,Saat dilakukan operasi bansos tersebut,harga ditingkat sumber memang mengalami penurunan dan harga cabai turun drastis.

“Dampak dari turun drastis ini juga tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Itu akan mengganggu nilai tukar petani, karena harga kelayakan ditingkat petani itu diatas Rp30 ribu per Kg. Kalau dibawah Rp30 ribu per Kg petani rugi,” sebutnya.

Ditambahkan Yon Heri, dengan ditariknya operasi bansos, harga ditingkat konsumen juga sudah mulai normal. Kini harga cabai merah sekitar Rp40 ribu per Kg. 

“”ni lebih rendah daripada harga puncak Juli lalu,Kembali ke harga rata-rata,” terangnya

Sementara itu Yon Heri mengatakan dengan mekanisme operasi bansos cabai yang dilakukan yakni mendistribusikan bansos kepada distributor cabai di Kota Jambi. Selanjutnya para distributor yang melakukan operasi pasar.

“Kenyataannya di Kota Jambi harga pada pengepul sama dengan harga ditingkat kosumen. Sekarang kita tarik lagi bansos. Bansos kita anggarakan Rp600 juta. Tapi tidak kita serap, baru terserap Rp50 juta,” tuturnya.

Dikatakan Yon Heri, saat operasi bansos cabai, hanya ada dua distributor yang bersedia untuk bekerjasama.

“Kalau distributor cabai di Kota Jambi ini ada 11 org. Kemarin yang bersedia hanya 2,” ujarnya.(subahan)



Baca Juga