Jumat, 12 Apr 2024
SANG TOKOH

TEKAN INFLASI, PEMPROV JAMBI PENUH BERBENAH

Jambi- Inflasi ialah suatu proses keadaan dimana meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus, apabila kenaikan suatu barang hanya satu atau dua maka tidak dapat dikatakan inflasi akan tetapi jika mengakibatkan kenaikan pada barang lain maka bisa dikatakan inflasi.

Inflasi merupakan suatu proses dari peristiwa global maupun keadaan tertentu, bukan berarti naik-turunnya harga barang. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukkan inflasi. Selain itu, ketidakstabilan ekonomi dan tingkat penjualan juga menimbulkan inflasi, dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu.

Baru-baru ini data inflasi nasional yang disampaikan oleh Presiden Ir. Jokowi pada beberapa bulan yang lalu, menunjukkan Provinsi Jambi menempati urutan teratas dengan angka inflasi mencapai 8,55 % di ukuti oleh Provinsi Sumbar 8,01 % dan Provinsi Babel 7,77 %, Tentunya ini bukan suatu prestasi yang perlu dibanggakan.

Dari beberapa sumber diatas diharapakan Pemprov Jambi mampu membuat gebrakan dan berinovisi agar menekan angka inflasi itu sendiri, seperti program pertanian dan perikanan, serta program operasi pasar. Pada akhirnya setidaknya memperkecil angka inflasi.

Sejauh ini program-program yang digaungkan oleh Gubernur Jambi melalui visi Jambi MANTAP belum berdampak positif bagi perekonomian, kelangkaan pangan dan masih tingginya harga, faktor lain juga mengpengaruhi kesedian barang. Lebih dari itu perlu dievalusi dan dipertanyakan visi Jambi MANTAP itu sendiri.

Lewat tulisan ini kami berharap Pemprov Jambi mampu menekan angka inflasi dan terus berupaya melalui program-program strategis untuk meningkat pertumbuhan ekonomi, menjamin ketersediaan bahan pokok dan mempertahankan kestabilan pangan.

Oleh : Hasral Anas



Baca Juga