Jumat, 12 Apr 2024
Uncategorized

Kapolri jenderal listyo sigit prabowo melihat Kondisi Kapolda Jambi saat evakuasi ke RS Bhayangkara Jambi

Headlinejambi.com JAMBI – Enam dari delapan korban crash landing helikopter Polairud Polda Jambi saat ini telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk mendapatkan perawatan. Salah satunya adalah Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono.

Lima orang lainnya adalah Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira dan Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan.

Kemudian pilot helikopter AKP Ali Nurdin S Harahap, copilot AKP Amos Freddy P Sitompul, dan ADC Kapolda Briptu Muhardi Aditya.

Sementara itu dua korban lainnya, Koorspripim Kompol Ayani dan mekanik Aipda Susilo, masih berada di Kabupaten Merangin, belum dibawa ke Jambi.

Sebelumnya pada Selasa (21/2/2023) sore, seluruh korban berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan dari lokasi kejadian di kawasan hutan Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Malam ini, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga telah mengecek langsung kondisi para korban yang dirawat di RS Bhayangkara Jambi.

Kepada awak media usai melakukan pengecekan, Kapolri Listyo Sigit mengatakan kondisi semua korban sudah berangsur membaik.

Ditambahkan Listyo, tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Jambi telah melakukan langkah-langkah dan melakukan pendalaman apakah ada korban yang memerlukan perawatan lanjutan.
Apabila nanti dari keputusan dokter ada pemeriksaan secara lengkap dan diputuskan dirawat di Jakarta, maka kita akan persiapkan perawatannya,” kata Listyo.

Dikatakannya lagi, Kapolda Jambi dan korban lainnya saat ini dalam keadaan sadar, namun ada yang cidera seperti tangan, kaki, dan rusuk.

“Mungkin ada (cidera, red) di tempat lainnya, yang saat ini masih di-scanning oleh tim dokter. Gapi intinya semuanya dalam keadaan sadar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Listyo mengatakan dua korban saat ini masih berada di Kabupaten Merangin, dan belum dievakuasi menuju Jambi. Ia juga memastikan keduanya dalam keadaan baik.

“Pasti dibawa ke Jambi. Cuman kondisinya agak malam sehingga penerbangan harus dilaksanakan besok. Tapi di sana (Merangin, red) sudah ada tim dokter yang melakukan perawatan,”tutupnya (Noval)



Baca Juga